Tuesday, December 6, 2016



MALAM MALAMKU BERDARAH
Part 1


Malam, saat itu aku menginap di kamar kos temanku namanya Adi. Sebelum aku dan temanku Aceng pergi ke tempat kos Adi yang berniat bermalam di sana, melakukan pembelian makanan terlebih dahulu untuk stok gadang. setelah selesai membeli makanan kamipun bergegas pergi ke kosan teman kami, kira-kira jaraknya sekitar 1 kilo meter dari tempatku. Tidak lama kemudian  kami sampai di tempat tujuan dan langsung melakukan kegiatan yang sempat kami obrolkan tadi siang. setelah cukup malam, waktu itu sekitar  jam 2 malam satu persatu dari kami mulai tertidur aku yang masih melek tidak bisa tidur mencoba menghibur diri dengan menonton televisi, aku mulai tertidur dan pada saat jam 4 kurang lebih aku merasa ada seseorang yang membangunkanku tapi aku tidak berani melihatnya karna 2 temanku yang tidur di samping kelihatan sedang tidur lelap, aku heran dan bingung siapa yang membangunkanku jam segini pikirku. 
Tiba-tiba punggungku merasa panas sekali keringat di tubuhku mulai bercucuran, aku hampir mau menengok kearah belakang karna feeling ku mengatakan seseorang itu berada tepat di arah belakang punggungku (aku tertidur sambil miring). Tapi tetap saja aku gak berani menengok ke  arah belakang, mungkin saat itu batinku berdera antara rasa penasaran dan takut, Aku mulai membangunkan Adi dan ia pun mulai terbangun setelah hati dan punggungku mulai meraasa dingin, aku memulai percakapan;

Aku; Di bangun di!; 

Adi; Ia kenapa?

Aku; Coba tengok ke arah belakang punggungku !,

Adi : Ada apa ?, aku gak melihat apa-apa di belakang punggungmu ,

Aku; Gatau mangkanya nanya, aku merasa ada seseuatu di,

Adi; ah ngarang dasar, ganggu tidur aja!

Aku; Beneran di gak ngarang, tiba-tiba aku terbangun dan melihat ada seseorang yang sekejap lewat di depan muka ku, 

Adi, (mulai kebingungan dan merasa kaget sambil memasang muka takut)

kamipun mulai bangun dan mengobrol sampai Adzan subuh tiba, sampai  saat ini aku masih penasaran apa maksud kejadian yang menimpaku malam itu. 


bersambung...

Saturday, December 3, 2016

DARI KITA UNTUK KITA

Hai sobat, Penolong?
Kali ini saya akan memposting sebuah tulisan tentang "smart money wave" atau GNNT (gerakan nasional non tunai).


Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) telah dicanangkan oleh Bank Indonesia pada 14 Agustus 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen nontunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang bertransaksi nontunai dengan menggunakan instrumen nontunai (Less Cash Society/LCS) dalam kegiatan ekonominya.

Sering kali kita mendengar tentang "non tunai" apa sih non tunai itu? non tunai merupakan jenis transaksi yang tidak memggunakai alat transaksi (uang) secara tunai/langsung atau menggunakan e-money. apakah kalian sering menggunakan uang tunai untuk transaksi? kemudian kalian tau gak apa keuntungan atau keunggulan transaksi dengan non tunai?


KENAPA HARUS NON TUNAI?


Mungkin banyak dari kalian yang akan bertanya ketika mendengan tentang hal tersebut. Sebagian besar masyarakat indonesia berpikir tentang kenapa harus menggunakan non tunai selagi masih bisa dengan tunai/cash?. banyak sekali alasan tentang mengapa harus non tunai, salah satunya mengurangi kriminalitas. Ah itu sih masih bisa ditangani, yakin bisa? kalau bisa coba bayangkan ketika kalian kehilangan alat transaksi/uang kalian apa bisa uang tersebut kembali utuh lagi? iya sih, tapi tangkap aja yang ngambilnya. udah selesai kan!. Memang benar bisa saja yang mengambil uang kita dilaporkan ke pihak berwajib, terus ditangkap. Namun uang kalian tetap tidak akan kembali ke tangan kalian dengan utuh karena tidak mungkin pelaku kriminalitas masih memegang uang kalian. masih mau uangnya hilang?
jadi masih sayang uang kamu gak?
http://likesuccess.com/topics/23579/question-mark

terus apa lagi alasanya masih ada gak?
Tentu masih banyak sekali alasan mengapa harus non tunai. alasan yang satu ini mungkin sudah familiar untuk kalian yaitu lebih epektif dan efisien, benar kan sudah gak asing lagi dengernya? masih pake tunai kah????
jika alasanya lebih epektif dan efisien kenapa masih mau pake tunai untuk kegiatan transaksi? ayo dong sobat penolong think smart.

Selain itu penggunaan alat transaksi kertas maupun logam dapat mempengaruhi terhadap perekonomian masyarakat tersebut. ko bisa padahal uang gak di beli kan? emang ada yang jualan uang? rugi dong!

sadarkah kita bahwa biaya pencetakan uang itu sangat mahal. Sepanjang tahun 2012, biaya untuk mencetak pengadaan uang mencapai Rp 2 triliun. Tiap tahun biaya pencetakan mengalami kenaikan sekitar 10 persen. Jika kita sadar betapa mahalnya biaya pencetakan uang, seharusnya kita bisa lebih bijak dalam memperlakukan uang rupiah.
Emang kurang bijak bagaimana kita selaku masyarakat mengunakan uang? kan sudah dengan fungsinya! terus soal biaya itu kan tanggung jawab pihak bank penyedia dan pemerintah ngapain harus resah. yap benar sekali, namun bijak disini bukan tentang menggunakan uang seperti fungsinya namun dalam merawat dan meyimpan uang dengan sebenar-benarnya. sebelum kita bahas lebih dalam tentang lebih bijak menggunakan uang, kita bahas terlebih dahulu tentang bahan baku pembuatan uang tersebut. 
https://www.vebma.com/index.php
saya mempunyai pertanyaan untuk sobat penolong, "lebih mahal manakah biaya pembuatan uang kertas dan pembuatan uang logam atau yang sering kita kenal dengan uang receh?
ada yang bisa jawab gak?? 
sudah pasti lah mahal uang logam kan bahan  nya juga dari logam, nikel, dan alumunium. jadi sudah jelas kan mahal uang logam/receh dibanding uang kertas yang terbuat dari kertas. 
jika kita berpikir biaya pembuatan uang logam/receh lebih mahal di banding uang kertas itu salah besar. Mengapa?, karena biaya pembuatan uang logam termasuk baha baku pembuatanya bisa di dapatkan di negri kita sendiri beda lagi hal nya dengan uang kertas. 
Uang kertas tidak terbuat dari bahan kertas, ko bisa padahal namanya juga kan uang kertas? bahan pembuatan uang kertas tidak sesuai dengan namanya yaitu kertas melainkan terbuat dari kapas dan bahan kapas ini harganya sangat mahal apalagi harus impor dari negara luar. perlu di catat, pembuatan uang kertas maupun uang logam tidak akan lebih mahal dari nominal/jumlahnya sendiri. rumusnya seperti ini; jika biaya produksi/percetakan lebih mahal otomatis nilai mata uang akan semakin tinggi dari pada biaya percetakan nya. masih belum paham?
sekarang kasusnya seperti ini, jika kalian memiliki usaha produk barang apakah kalian akan menjualnya di bawah harga produksi? ayo jawab! 
ya jelas tidak akan lah namanya juga usaha pasti ingin mendapatkan keuntungan. nah sama juga halnya pembuatan uang. sekarang sudah paham kan? 
iya sih sudah paham terus apa kaitanya dengan merawat dan menyimpan uang dengan bijak? kemudian soal biaya apa hubunganya dengan kita masyarakat?.
Oke sekarang kita bahas, maksud dari merawat dan menyimpan uang dengan bjak yaitu cara kita memperlakukan uang, kalian sadar gak uang yang kalian punya sering kali tidak di simpan dengan layak apalagi uang logam/receh. contohnya seringkali kita lupa menyimpan uang kertas dengan benar seperti melipatnya secara acak di dompet karena buru-buru, menyimpanya di tempat yang lembab atau menyiayiakanya/acuh terhadap uang tersebut, itu bisa mempengaruhi terhapad usia uang itu sendiri karena kalau menyimpanya secara acak akan membuat uang cepat lecet dan kusam apalagi terhadap uang logam/receh dengan nilai mata uang kecil kita akan sering acuh dan tidak memperdulikanya seolah-olah tidak butuh akan uang logam/receh. tanpa kita sadari uang kertas maupun uang logam/receh yang sudah tidak layak pakai akan di tarik kembali oleh Bank Indonesia untuk di ganti dengan uang baru. kemudian soal biaya produksi pembuatan uang, jika Bank indonesia membuat dan mengeluarkan uang baru otomatis kegiatan impor bahan baku akan semakin besar. kegiatan impor tersebut akan berakibat pada perekonomian masyarakat. maka dari itu untuk meminimalisir kegiatan tersebut Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah utuk membuat program GNNT (gerakan nasional non tunai). sekarang sudah ngerti kan kaitanya dengan memelihara dan menyimpan uang dengan bijak serta mengurangi biaya pembuatan uang tersebut.
Oh gitu ya , sekarang sudah ngerti ko kenapa harus non tunai hehe

Jadilah masyarakat yang bertanggung jawab, jadilah masyarakat yang berpikir cerdas, ingat segala bentuk program Bank Indonesia dan juga Pemerintah adalah semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat. kalau buka untuk kita, siapa? kalau bukan dari kita, siapa lagi?

TERIMAKASIH, sudah membaca jangan lupa subscribe yaaa, biar gak ketinggalan Cerita, Perjalanan, Seni, Pengalaman, dan Teknologi lainya. dahh


Penulis,





Nama saya Rizman Mubarok Gatura, saya berasal dari kabupaten yang terkenal dengan dodol dan dombanya, terkadang ciri khas yang terkenal itu seringkali jadi bahan olok-olokan orang lain, tapi mengapa? saya tetap bangga menjadi masyarakat domestik kabupaten tersebut. tentunya kalian sudah tau kabupaten apakah itu. Garut, yap memang benar saya berasal dari kabupaten Garut, sebuah kabupaten kecil dengan banyak mimpi orang-orang di dalamnya. tentunya saya juga mempunyai mimpi yang sangat besar yang mungkin orang lain ragukan. saya tetap yakin dengan mimpi saya. selama saya masih hidup mimpi itu juga akan tetap hidup dan memberikan cahaya bagi pemimpi lain.

saya memiliki hobby yang sangat sederhana yaitu menulis sesuatu, membaca buku, memotret, melukis dan membuat film-film pendek. 

masih penasaran seputar diri saya? tunggu aja cerita selanjutnya . 
selamat bergabung sobat blogger!